Langsung ke konten utama

Postingan

Hukum Sabat

Ingatlah dan kuduskanlah hari sabat.” (Keluaran 20:8). Hanya inilah hukum yang di dahului perkataan "Ingatlah”. Ketika Allah memberikan hari sabat Dia mengetahui nilainya dan Dia juga tahu itu tidak akan di hormati  banyak orang. Dia tahu bagaimana setan berusaha sekuat tenaga memimpin manusia untuk melupakan hari sabat. Dia tahu bahwa manusia pada waktu yang tertentu akan melalaikan kewajiban yang mengikat dari hukum itu. Karena alasan inilah Allah menarik perhatian istimewa kepada hukum ini dan didesak oleh penggunaan kata ”ingatlah” supaya disimpan dalam pikiran. Itu bukanlah untuk di lupakan. Illustrator :  James Padgett Alasan yang diberikan Allah dalam hukum untuk memelihara hari sabat ialah teladan Allah. Enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari sabat Tuhan, Allahmu;…Sebab enam hari lamanya Tuhan menjadikan langit dan bumi,…dan Ia berhenti pada hari ketujuh (Keluaran 20:9-11). Hukum itu tida...

Pengendalian Selera Part I

Kegagalan Pengendalian Diri Adalah Dosa Pertama Di taman Eden, Adam dan Hawa memiliki bentuk tubuh yang indah, cantik, simetris dan sempurna. Mereka tidak berdosa, mereka berada dalam keadaan kesehatan yang sempurna. Keadaannya sangat berbeda dengan keadaan umat manusia zaman sekarang! Keindahanpun hilang, kesehatan yang sempurna tidak dikenal. Di mana-mana kita melihat penyakit, cacat dan kelemahan. Hawa yang cantik ditipu oleh ular dengan memakan buah dari satu-satunya pohon yang dilarang Allah untuk dimakan, ataupun dijamah, supaya mereka tidak mati.  Hawa memiliki segala sesuatu demi kebahagiaannya. Dia dikelilingi oleh buah-buahan berbagai jenis. Namun buah larangan itu nampaknya lebih menarik kepadanya daripada buah pohon-pohon lainnya yang ada di taman yang mereka dapat makan dengan bebas. Dia tidak bertarak dalam hal keinginannya. Dia makan bersama suaminya setelah dipengaruhi olehnya, lalu keduanya mendapat kutuk. Bumi ini juga terkutuk karena dosa mereka. Sejak ...

Dosa Adam & Hawa

TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh engkau makan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah engkau makan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati” (Kejadian 2:16, 17). Namun Alkitab mencatat, setelah Adam dan Hawa memakan buah tersebut mereka tidak langsung mati, malah Adam masih hidup sampai 930 tahun. Tampak jelas bahwa buah tersebut tidak langsung mematikan, di saat mereka memakannya. Bukan seperti buah beracun lainnya yang kalau dimakan bisa mematikan saat itu juga. Pada kesempatan ini penulis tidak membahas tentang “upah dosa” (Roma 6:23) dan “kematian yang kedua” (Wahyu 20:14) secara mendalam dari sudut pandang teologia. Ellen G. White dalam tulisan-tulisannya memang dengan jelas mengatakan, bahwa walaupun Adam dan Hawa tidak langsung mati secara badani, tetapi proses kematian alamiah saat itu sudah berjalan. Tanda pertama yang mereka lihat ialah d...

Kitab Wahyu : 6 Alasan Penting Kenapa Kita Harus Mempelajari Kitab Wahyu

Untuk apa kita belajar kitab Wahyu? Bukannya kitab itu termeterai? Kitab Wahyu merupakan salah satu kitab yang sulit dalam Alkitab sehingga menimbulkan banyak penafsiran atasnya. [1]  Begitulah anggapan orang-orang terhadap kitab Wahyu. Tapi mari kita pelajari kebenaran Firman Tuhan berikut. Ada 6 alasan penting untuk mempelajari kitab Wahyu: 1. Kitab Wahyu tak pernah termeterai (Wahyu 22:10) . Pertentangan berabad-abad antara Tuhan dan Iblis, termasuk strategi Iblis dan rencana-rencana penipuannya di zaman-akhir, diekspos di kitab Wahyu. Iblis tidak bisa menjerat orang-orang yang tahu mengenai penipuannya sebelum Iblis menjalankan penipuan itu, jadi dia menyebarkan ajaran palsu bahwa kitab Wahyu itu termeterai. 2. Nama kitab Wahyu (dalam bahasa Inggris), “Revelation”, artinya “Penyingkapan”, “Pemberitahuan hal-hal yang rahasia”, “Pengeksposan” -lawan kata dari “rahasia termeterai.” Sejak dulu kitab Wahyu selalu terbuka. 3. Kitab Wahyu adalah buku Tuhan da...

SEBUAH KECANDUAN BARU

Teknologi diciptakan untuk menghubungkan kita dengan satu sama lain yang sebenarnya menyebabkan lebih kepada pemutusan, terutama dengan orang-orang berusia di bawah 30 tahun. Sebuah penelitian menemukan 87 persen dari milenium orang “mengaku kehilangan percakapan karena mereka terganggu oleh telepon mereka.”  Perempuan adalah pelanggar terburuk yang terus menerus memeriksa jaringan sosial. Sebuah laporan dari Universitas Teknologi Virginia pada tahun 2014 juga menunjukkan bahwa penggunaan ponsel melemahkan interaksi perorangan, mengatakan bahwa “kehadiran teknologi mobile memiliki potensi untuk mengalihkan orang dari pertukaran tatap muka, sehingga bisa menghancurkan karakter dan kedalaman hubungan ini.” Dalam penelitian pada tahun 2013 oleh jurnal Lingkungan dan Perilaku, diperlihatkan bahwa bahkan hanya kehadiran smartphone di tangan seseorang atau terletak di meja mempengaruhi percakapan. “Individu lebih mungkin untuk kehilangan isyarat halus, ekspresi wajah, dan perubah...